Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penelitian: Apple Watch Dapat Deteksi Efek Covid-19

Intan Rakhmayanti Dewi , Jurnalis-Jum'at, 09 Juli 2021 |09:43 WIB
Penelitian: Apple Watch Dapat Deteksi Efek Covid-19
Hasil riset yang dilakukan Apple bahwa smart watch dapat mendeteksi efek covid jangka panjang (foto: Sindonews)
A
A
A

Para ilmuwan juga menemukan bahwa sekitar sembilan hari setelah peserta dengan Covid pertama kali mulai melaporkan gejala, detak jantung mereka turun.

Setelah penurunan ini, yang tidak diamati pada mereka dengan penyakit lain, detak jantung mereka naik lagi dan tetap tinggi selama berbulan-bulan.

Rata-rata butuh 79 hari, agar detak jantung istirahat mereka kembali normal, dibandingkan dengan hanya empat hari bagi mereka yang berada di kelompok non-Covid.

Tingkat tidur dan aktivitas fisik juga kembali lebih lambat pada mereka dengan COVID-19 dibandingkan dengan mereka yang memiliki penyakit lain.

Tingkat tidur dan aktivitas fisik juga kembali ke awal lebih lambat pada mereka dengan Covid-19 dibandingkan dengan mereka yang memiliki penyakit lain, Dr. Radin dan rekan-rekannya menemukan.

Kendati demikian Dr Radin mengatakan bahwa masih butuh lebih banyak penelitian seperti ini dilakukan untuk masa depan.

Sehingga dapat melihat apakah smartwatch dan sejenisnya benar-benar dapat memainkan peran penting tidak hanya dalam deteksi, tetapi juga melacak efek jangka panjang dari COVID-19.

"Kami ingin melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam mengumpulkan gejala jangka panjang sehingga kami dapat membandingkan perubahan fisiologis yang kami lihat dengan gejala yang sebenarnya dialami peserta," tutur Dr. Radin.

"Jadi ini benar-benar studi pendahuluan yang membuka banyak studi lain di masa depan." pungkasnya.

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement