Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Sambut Program Literasi Digital Nasional

Antara , Jurnalis-Kamis, 20 Mei 2021 |12:45 WIB
Indonesia Sambut Program Literasi Digital Nasional
Presiden Jokowi meluncurkan program literasi digital nasional (foto: Antara)
A
A
A

Komitmen Pemerintah

Menteri Komunikasi Johnny G. Plate menyebutkan Program Literasi Nasional itu nantinya akan berpegang pada 4 pilar Literasi Digital yaitu digital ethics, digital safety, digital skills, dan digital culture.

Empat pilar itu pun terdapat Modul Literasi Digital bagi publik yang diluncurkan secara resmi pada April 2021.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebutkan setidaknya akan ada 50 juta penduduk Indonesia yang akan terliterasi dengan Program Literasi Digital Nasional untuk menjadikan masyarakat semakin cakap digital hingga 2024.

“Hal ini diharapkan dapat meningkat di periode Pemerintahan berikutnya mencapai 100 juta masyarakat yang cakap digital,” ujar Johnny dalam laporan kegiatannya.

Setiap tahunnya mulai 2021 ini akan ada 12,4 juta penduduk yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia menjalani program yang melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.

Johnny pun menyebutkan tidak hanya literasi digital dasar untuk pemahaman awam, Kementerian Kominfo pun menyediakan pengembangan untuk tingkat menengah dan lanjutan bagi talenta digital di Indonesia.

Adanya beasiswa Digital Talent Scholarship (DTS) menjadi beasiswa untuk mendukung generasi muda dapat mengoptimalkan beasiswa itu di bidang- bidang teknologi seperti pemanfaat big data, kecerdasan buatan (AI), machine learning, cloud computing, cyber security, hingga pemanfaatan teknologi lainnya yang diharapkan mampu digunakan untuk kemajuan Indonesia.

Untuk tingkat lanjut, Kementerian Kominfo menghadirkan Digital Learning Academy (DLA) yaitu yang dikhususkan untuk para pendiri perusahaan rintisan, Kepala Dinas Kominfo di seluruh Indonesia, hingga para pimpinan sektor digital lainnya sebagai wadah untuk memahami kecakapan digital lebih mendetil.

“Selaras dengan Hari Kebangkitan Nasional ke -113 dan jatuh pada hari ini 20 Mei 2021. Kesatuan kita sebagai bangsa ditunjukkan dalam semangat dan optimisme. Bagi yang hadir, kita mencetak sejarah sebagai salah satu pertemuan daring dengan peserta terbanyak, setidaknya ada 300 lebih dari 350.000 partisipan hadir secara virtual. Momentum ini menunjukkan tingkat partisipatif masyarakat. Tidak hanya menandai kebangkitan nasional tapi juga kebangkitan Era Baru Digital Nasional Indonesia,”tutup Johnny.

Program Literasi Digital Nasional sudah disiapkan oleh Kementerian Kominfo sejak 2017. Kerja bersama itu menetaskan pengakuan serta penghargaan tertinggi dari International Telecommunication Union (ITU) dari Persatuan Bangsa Bangsa (PBB).

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement