BACA JUGA: Twitter Umumkan Pengguna Bisa Tambahkan Stiker ke Fleet
Hasilnya, jika diberi peringatan, lebih sedikit kemungkinan pengguna mendapat balasan yang kasar atau berbahaya.
Twitter juga mempelajari konteks percakapan yang diunggah, misalnya ketika dua orang saling mengikuti (follow) dan sering berbalas cuitan, ada kemungkinan kata-kata yang dirasa kasar merupakan tanda keakraban.
Fitur untuk meninjau ulang cuitan ini diluncurkan untuk aplikasi iOS dan Android, terutama pada akun-akun dengan setelan bahasa Inggris.
(DKA)
(Amril Amarullah (Okezone))