JAKARTA - Huawei Indonesia bekerja sama dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Ditjen Imigrasi, memberikan pelatihan TIK demi mempercepat transformasi digital di sektor pemerintahan.
Teknologi-teknologi mutakhir yang menjadi materi edukasi utama pada program pelatihan TIK tersebut adalah Kecerdasan Artifisial (AI), komputasi awan (Cloud), Big Data dan 5G.
Partisipan juga mendapatkan pembekalan dari Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) tentang pentingnya literasi keamanan siber sebagai bagian dari komitmen menjaga ketahanan nasional sekaligus salah satu kunci keberhasilan transformasi digital.
Baca Juga: Ini Keunggulan Huawei IdeaHub untuk Dukung Aktivitas Jarak Jauh
Himawan Hariyoga Djojokusumo, Sekretaris Utama Kementerian PPN/Bappenas, mengatakan bahwa pihaknya perlu memahami pelaksanaan pemanfaatan TIK dan Big Data, dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok kementerian, khususnya dalam penyusunan rencana pembangunan nasional.
"Saya yakin dengan teknologi TIK terkini akan membantu dalam memenuhi peran strategis mereka sebagai Badan Perencanaan Pembangunan Nasional dan Think Tank, serta Lembaga Kliring Nasional untuk Proyek-Proyek Besar," ujarnya, dalam keterangan resmi Huawei, Kamis (25/3/2021).
Baca Juga: Masuk Industri Otomotif, Huawei Siap Tantang Tesla