Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KIA Motors Corp Recall 295.000 Unit Mobil karena Mesin Berpotensi Terbakar

Sazili Mustofa , Jurnalis-Senin, 07 Desember 2020 |10:35 WIB
KIA Motors Corp Recall 295.000 Unit Mobil karena Mesin Berpotensi Terbakar
KIA Sorento, termasuk yang direcall KIA Motors Corp di Amerika Serikat. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

WASHINGTON - Sebanyak 295.000 unit kendaraan produksi KIA Motors Corp di Amerika Serikat (AS) akan direcall alias ditarik ulang. Keputusan tersebut diambil KIA Motors Corp, karena beresiko kebakaran pada mesin mobil.

Dilansir dari Reuters pada Senin (7/12/2020), pabrikan asal Korea Selatan (Korsel) ini mengatakan, penarikan mencakup beberapa model, yakni Sorento (2012-2013), Forte dan Forte Koup (2012-2015), Optima Hybrid (2011-2013), Soul (2014-2015), dan Sportage (2012).

Baca Juga: Carnival Hi Limousine 2021 Buatan KIA, Bukan MPV Biasa

Dealer akan memeriksa ruang engine terkait kebocoran bahan bakar atau oli, menguji mesin dan memperbaiki kerusakan, termasuk penggantian engine jika diperlukan.

Baca Juga: Belum Resmi Meluncur, Logo Baru KIA Tersebar

KIA menyebutkan, saat ini pihaknya sedang mengembangkan pembaruan perangkat lunak Knock Sensor Detection System. Pekan lalu, KIA dan afiliasinya, Hyundai Motor Co menyetujui denda perdata 210 juta dolar AS setelah regulator keselamatan mobil AS menyatakan mereka gagal menarik 1,6 juta kendaraan tepat waktu terkait masalah pada mesin.

KIA setuju membayar denda setelah Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) AS mengatakan, mereka tidak akurat melaporkan penarikan kendaraan. Total hukuman perdata Kia 70 juta dolar AS, termasuk pembayaran di muka sebesar 27 juta dolar AS, persyaratan membelanjakan 16 juta dolar AS untuk langkah-langkah keamanan tertentu, dan potensi denda yang ditangguhkan sebesar 27 juta dolar AS.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement