Hasil analisis mereka juga menyebutkan kedua bayi itu lahir dengan cukup bulan. Bayi pertama meninggal sesaat setelah dilahirkan. Sementara yang lainnya sempat bertahan selama 50 hari sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir.
Meskipun terkesan tragis, penemuan ini dapat memberikan wawasan baru tentang perilaku kamar mayat yang menunjukkan keputusan membukan kembali kuburan untuk memberikan ruang bagi si kembar.
Baca juga: Peneliti Temukan Planet Ekstrem Dipenuhi Lava hingga Hujan Batu
(Hantoro)