Beberapa ular memiliki organ kecil berongga yang disebut organ lubang yang dapat mendeteksi inframerah dari benda atau hewan yang lebih hangat daripada udara di sekitarnya. Sharma dan rekannya menyadari di dalam organ itu ada sel-sel yang fungsinya seperti bahan piroelektrik menghasilkan tegangan kecil sebagai respons terhadap perubahan suhu. Tegangan ini yang memberikan informasi ke ular tentang lingkungan sekitarnya.
Fakta lainnya, ada banyak sekali saluran ion yang ditemukan di protein sel TRPA1 ular pit. Mungkin saluran ini juga memberikan peran penting dalam penglihatan malam ular tersebut. Hal ini tentu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.
"Mekanisme kami sangat kuat dan sederhana. Ini menjelaskan banyak hal. Di saat yang sama tidak dapat dimungkiri bahwa saluran ini juga berperan, dan kami belum yakin hubungannya," jelas Sharma.
Baca juga: Kemunculan Ular Langka Berkepala Dua Hebohkan Warga
(Hantoro)