Penelitian ini dilakukan parlemen Amerika Serikat (AS) bersiap untuk memutuskan Moving Forward Act, sebuah RUU yang mencakup beberapa ketentuan keselamatan mobil, seperti persyaratan untuk setiap mobil baru untuk memasukkan sistem anti-kecelakaan sebagai standar.
Riset ini menyebutkan, sekira 11.800 nyawa dapat diselamatkan oleh empat sistem keselamatan yang saat ini sudah tersedia di pasar. Antara lain sistem pengereman darurat otomatis, peringatan keluar jalur, deteksi titik buta dan sistem pendeteksi pejalan kaki.
Selain itu, 1.300 nyawa dapat diselamatkan melalui adopsi teknologi canggih komunikasi antara kendaraan. Sementara antara 3.700 dan 7.400 jiwa dapat diselamatkan dengan melengkapi semua kendaraan dengan teknologi pencegahan mengemudi dalam keadaan mabuk.
(Widi Agustian)