Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fenomena Kilatan Matahari Terkuat pada Mei, Ini Penjelasan LAPAN

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Rabu, 10 Juni 2020 |15:10 WIB
Fenomena Kilatan Matahari Terkuat pada Mei, Ini Penjelasan LAPAN
(Foto: Theage)
A
A
A

Prediksi flare dari daerah yang baru saja ‘terbit’ di sisi timur Matahari masih menjadi tantangan.

Flare Matahari dapat diikuti oleh semburan materi atau lontaran massa korona (coronal mass ejection/CME) yang bisa memicu badai geomagnet di Bumi.

Flare hanyalah kilatan cahaya energi tinggi sementara CME adalah semburan partikel bermuatan yang perlu waktu lebih panjang untuk mencapai Bumi. Bila CME mengarah ke Bumi, perlu waktu sekitar 3 hari sebelum timbulnya badai geomagnet.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement