Ia khawatir terkait dengan kebijakan ini yang dinilai berlebihan, di mana ponsel turis asing juga mati (tidak dapat menerima sinyal seluler) sehingga tidak dapat digunakan.
"Bisnis jual ponsel di e-commerce juga akan bermasalah karena kan kita tidak tahu IMEI-nya terdaftar atau tidak," tuturnya.
Ketika ditanya apakah kebijakan ini malah membuat sulit pedagang ponsel di e-commerce, Heru mengatakan bahwa hal ini harus dipikirkan dan dicarikan solusinya.
"Intinya jangan sampai ekonomi digital mati dan pembeli dirugikan karena sudah beli mahal tapi IMEI tidak terdaftar. Sebab yang jual di market place kan banyak UMKM, bukan hanya distributor langsung," jelasnya.
(Ahmad Luthfi)