JAKARTA - Pilihan mobil dengan transmisi otomatis sudah umum ditemui di pasar Indonesia saat ini. Salah satu tipe transmisi otomatis yang digunakan oleh produsen adalah jenis Continous Variable Transmission atau disingkat sebagai CVT. Opsi tipe transmisi ini ditawarkan pada model kendaraan berupa sedan. MPV, hingga SUV.
Sistem ini memiliki perbedaan cara kerja dan jumlah komponen yang dipakai dibandingkan jenis transmisi otomatis pada umumnya, seperti disampaikan oleh pakar transmisi mobil matik, Hermas Efendi Prabowo. Perbedaan lain terletak pada perpindahan gigi yang tidak terlalu terasa dibandingkan transmisi otomatis umumnya.

"Seperti namanya, rasio gigi transmisi berubah secara terus menerus dengan jarak yang tidak terhingga, sementara transmisi otomatis lain masih memiliki rasa perpindahan seperti undakan pada tiap rasionya," ujar Hermas kepada Okezone pada Rabu (19/2/2020).
Komponen yang menggerakkan sistem transmisi otomatis CVT terdiri dari puli primer, puli sekunder, dan sabuk baja dalam rangkaian planetary gear set. Perubahan diameter antar puli akan menyesuaikan putaran mesin mobil, yang kemudian menyalurkan tenaga pada sistem penggerak roda untuk menghasilkan kecepatan yang dibutuhkan.