Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Produsen Ini Ramalkan Nasib Mesin Konvensional Berkapasitas Besar

Medikantyo , Jurnalis-Jum'at, 07 Februari 2020 |23:55 WIB
Produsen Ini Ramalkan Nasib Mesin Konvensional Berkapasitas Besar
Model Bugatti Chiron bermesin W16 (Foto: Okezone.com/Istimewa)
A
A
A

PARIS - Perkembangan tren kendaraan elektrifikasi maupun efisiensi bahan bakar, perlahan menggerus keberadaan mesin dengan jumlah katup silinder dan kapasitas besar. Salah satu yang masih bertahan menggunakan rangkaian mesin konvensional dalam golongan tersebut adalah Bugatti, yang masih mengusung rangkaian W16.

Tipe mesin tersebut dibangun untuk memberi tenaga kepada produk khas buatan Bugatti, yakni lini kendaraan supercar maupun hypercar. CEO Bugatti, Stephen Winkelmann bahkan menyebut jenis mesin ini masih akan bertahan setidaknya dalam satu dekade ke depan.

 Bugatti Veyron

Pasalnya mesin serta kendaraan dengan spesifikasi performa tinggi, memiliki segmentasi pasar khusus. "Mesin konvensional dengan menggunakan ruang bakar akan bertambah secara nilai, karena beralih menjadi barang koleksi akibat kelangkaannya di masa depan," ujar Winkelmann kepada laman Autocar.

Model kendaraan hyper buatan Bugatti pernah memegang rekor sebagai mobil produksi massal dengan kecepatan tertinggi. Torehan itu dicapai oleh Bugatti Veyron pada 2010 lalu dengan kecepatan puncak 431 Kpj pada lintasan trek di kawasan Ehra-Lessien, Jerman.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement