Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Virus Korona Ganggu Penjualan iPhone di China?

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Kamis, 30 Januari 2020 |13:53 WIB
Virus Korona Ganggu Penjualan iPhone di China?
(Foto: Mashable SEA)
A
A
A

JAKARTA - CEO Apple, Tim Cook turut mengomentari wabah virus korona yang melanda China dan beberapa negara, serta dampaknya pada penjualan perangkat iPhone.

Dilansir dari laman BBC, Kamis (30/1/2020) Cook mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus mengikuti perkembangan wabah virus korona. Menurut Cook, wabah tersebut mungkin akan mengganggu penjualan iPhone di China.

Menurutnya wabah ini juga membuat perkiraan atau target pada kuartal berikutnya menjadi lebih sulit. "Situasi sedang muncul dan kami masih mengumpulkan data," kata Cook.

Cook juga mengungkapkan Apple telah membatasi perjalanan karyawannya ke China, serta menutup beberapa toko Apple di China.

China menjadi pasar terbesar iPhone. Pada laporan baru-baru ini, penjualan iPhone naik hingga 18,7 persen di China pada Desember 2019.

 CEO Apple, Tim Cook turut mengomentari wabah virus korona yang melanda China.

Data tersebut diperoleh dari China Academy of Information and Communications Technology (CAICT) yang mengungkapkan bahwa Apple mampu menjual iPhone sekira 3,18 juta unit.

Meskipun demikian, beberapa waktu lalu setelah perang dagang China-AS, penjualan iPhone sempat melorot di China. Apple berhasil mengembalikan keadaan sebelum musim liburan di China.

iPhone 11 menjadi salah satu pendorong utama meningkatnya angka penjualan iPhone.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement