Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Para Penemu di Bidang Sains Hadiri World Economic Forum Annual Meeting

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Rabu, 22 Januari 2020 |10:42 WIB
Para Penemu di Bidang Sains Hadiri World Economic Forum Annual Meeting
World Economy Forum 2020. Foto : Istimewa
A
A
A

“Tidak saja berkutat dengan topik yang berat-berat terkait dengan substansi forum ekonomi dunia, namun paviliun ini juga menampilkan kesenian daerah dan pernak-pernik Indonesia. Ada topi rote dari wilayah paling selatan Indonesia. Ada kopi dari Nusa Tenggara Timur juga," ujar Menteri Johnny.

Selama ini, kata Menteri, NTT dikenal dengan savana dan stepa saja, namun ternyata dari ada juga kopi yang hebat, bahkan beberapa kali menjadi juara satu kontes di London, Jerman dan lain-lain. Jadi, banyak sekali sumber daya, khususnya dalam bidang agrikultur, yang melibatkan begitu banyak rakyat yang terkenal di tingkat dunia.

"Nah kali ini isunya cocok juga dengan tema WEF kali ini, yaitu sustainable development goals. Di situlah partisipasi banyak masyarakat, seperti petani, nelayan, dan lain-lain, akan jadi perhatian,” lanjut Menteri Johnny.

Indonesia Pavilion yang bertempat di Promenade 55, Davos Platz 7270 ini dibuka pada 21 Januari pukul 13.30 waktu setempat oleh para Menteri Republik Indonesia dan Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Muliaman Darmansyah Hadad.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement