ARIZONA - Langkah restorasi tampilan mobil klasik Chevrolte Corvette Convertible ternyata tak hanya urusan mengembalikan bodi ke bentuk aslinya. Namun urusan sektor pacu sering menjadi masalah untuk meningkatkan tingkat originalitas sebuah mobil klasik yang telah lama usang atau tak terurus.
Seperti modifikasi pada Corvette satu ini yang mengharuskan penggunaan mesin baru dan meninggalkan model standarnya karena kesulitan dalam mendapatkan komponen mesin yang sudah sangat jarang ada. Langkah engine swap pun menjadi pilihan akhir banyak modifikator untuk tetap menjalankan langkah restorasi yang dilakukan.

Bahkan restorasi dan modifikasi Corvette convertible ini terbilang cukup lama, dimana proses pengerjaannya memakan waktu sangat lama mencapai 7 tahun. Terkait sektor pacu mobil ini dibekali mesin V8 berkapasitas 7.000 cc milik Corvette LS7, mobil ini mampu menghempaskan tenaga sebesar 505 hp yang disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan dari merk Tremec yang digerakkan oleh penggerak roda belakang. Terkait pada mesin yang digunakan, ini menandakan bahwasannya mobil klasik tersebut lebih kencang ketimbang mobil anyar dari Corvette Stingray keluaran tahun 2020 yang hanya mampu mengeluarkan tenaga sebesar 490 hp.

Pembangun dari mobil ini menjelaskan, hanya sedikit memodifikasi pada mesin V8 yang digunakan pada mobil tersebut dan masih tetap menggunakan sistem oli kering (Dry Sump Oiling System) yang artinya tangki oli pada mobil ini tidak lagi berada dibawah karter mesin alias terpisah dengan mesinnya itu sendiri