Deepfake adalah gambar dan video yang dibuat menggunakan komputer dan perangkat lunak pembelajaran mesin untuk membuatnya tampak nyata, meskipun sebenarnya tidak. Para ahli memperkirakan bahwa teknologi ini dapat digunakan untuk menyebabkan kebingungan dan menyebarkan disinformasi, terutama dalam konteks politik global, dan mungkin menjadi sangat sulit dideteksi.
“Ini akan sulit untuk diperangi karena atribusi menjadi semakin sulit dan teknologi, sarana, dan infrastruktur menjadi semakin mudah diakses oleh para penyerang,” kata Maor.
Baca Juga: Aplikasi BMKG Ungkap Malam Tahun Baru Muncul Hujan
Baca Juga: Catat, WhatsApp Akhiri Dukungan Perangkat Android dan iOS Lawas Februari 2020
(Ahmad Luthfi)