Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

12 Peristiwa Keamanan Siber Jadi Sorotan Sepanjang 2025, dari Hoaks hingga Penipuan

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Jum'at, 02 Januari 2026 |11:20 WIB
12 Peristiwa Keamanan Siber Jadi Sorotan Sepanjang 2025, dari Hoaks hingga Penipuan
12 Peristiwa Keamanan Siber Jadi Sorotan Sepanjang 2025, dari Hoaks hingga Penipuan (Ilustrasi/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah peristiwa terkait keamanan siber terjadi sepanjang 2025. Peristiwa ini sempat menarik perhatian publik. 

Hal ini mulai dari hoaks, penipuan, hingga game daring yang disorot terkait dugaan kekerasan seksual. Berikut sejumlah peristiwa keamanan siber, sebagaimana dikutip dair laporan Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Jumat (2/1/2026): 

Januari 2025 

Jagat maya dipenuhi video hoaks Presiden Prabowo Subianto tengah menawarkan bantuan dana yang akan dikirim secara langsung kepada masyarakat. Tawaran itu tidak hanya disampaikan melalui satu video, tetapi ada banyak video yang menampilkan sosok Presiden Prabowo dalam berbagai versi. Dalam video itu, Presiden Prabowo berada di dalam sebuah ruangan berisi sofa dan televisi lalu menyampaikan mengenai program pembebasan utang untuk masyarakat. Namun, mereka yang berminat harus beradu cepat karena bantuan itu terbatas.

Ferbuari 2025

Kesalahan tampilan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di Google Finance yang sempat menunjukkan Rp 8.170 per 1 USD pada Sabtu (1/2/2025) mendapat sorotan dari pengamat keamanan siber. 

Chairman CISSReC Dr Pratama Persadha menilai kesalahan ini bukan sekadar gangguan teknis, tetapi berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Pratama menilai, kesalahan ini menciptakan harapan palsu, seolah-olah ekonomi Indonesia menguat secara drastis.  

Maret 2025

Fake BTS atau BTS palsu merupakan modus penipuan yang menggunakan sinyal yang seolah-olah sebagai BTS operator resmi. Penipuan ini sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dan kembali lagi yang menyasar nasabah perbankan Indonesia. Masyarakat akan mendapatkan SMS palsu berisi One Time Password (OTP). Para pelaku akan mencegat SMS tersebut dan mengeditnya, kemudian mengirimkannya kembali ke masyarakat seolah berasal dari bank resmi.

April 2025

Media sosial diramaikan dengan unggahan yang menyebutkan koneksi ponsel ke wifi publik dengan IP address 172.16.42.x bisa membuat perangkat terkena "gendam digital" pineapple attack. Pakar keamanan siber, Pratama Dahlian Persadha membenarkan, pengguna internet berisiko terkena “gendam digital” apabila terhubung ke jaringan wifi publik dengan IP 172.16.42.x. Menurutnya, istilah “gendam digital” merupakan metafora lokal yang merujuk pada upaya manipulatif dan merugikan secara digital dimana pengguna dapat kehilangan kendali atas perangkat atau datanya tanpa menyadarinya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement