Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berkendara di Lajur Tol Layang Tak Perlu Bersikap Agresif

Medikantyo , Jurnalis-Minggu, 15 Desember 2019 |19:59 WIB
Berkendara di Lajur Tol Layang Tak Perlu Bersikap Agresif
Situasi berkendara dalam jalan tol layang Jakarta Cikampek (Foto: Okezone.com/pool)
A
A
A

Karakter berkendara secara agresif mengakibatkan turunnya kesadaran pada jarak aman antar kendaraan, yang berpengaruh pada momentum pengereman. Walaupun kendaraann tidak melaju kencang, salah memperhitungkan jarak dengan mobil lain bisa berakibat pada insiden benturan yang berakibat fatal.

Salah satu cara mudah menghitung jarak aman antar kendaraan tersebut, adalah dengan menggunakan bantuan obyek di sekitar ruas jalan tol. "Bisa gunakan objek yang dilewati kendaraan di depan seperti pohon, atau bisa juga rambu, sebagai patokan," ujar Deki kepada Okezone.

 Jalan Tol

Pengemudi bisa menghitung seberapa lama dirinya melewati patokan tersebut setelah kendaraan di depannya, terbilang aman jika berada di atas tiga detik. "Perhitungan ini menjadi penting, bahkan pembalap manapun akan kesulitan melakukan pengereman jika kebutuhan jaraknya tidak terpenuhi," kata Deki menjelaskan.

(Mufrod)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement