Perkiraan tersebut muncul dengan adanya kenaikan penyerapan bahan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) campuran dengan solar setiap tahunnya. Sebelumnya pada 20117 angka serapan mencapai 2.51 juta KL, kemudian pada 2018 angka konsumsi meningkat menjadi 3,2 juta KL.
Optimisme terkait berlanjutnya tren tersebut menguat seiring penerapan ujicoba B30 ini, seiring data yang diperoleh Pertamina sepanjang 2019. "Hingga Oktober 2019, total penyerapan FAME oleh Pertamina sudah mencapai 4,493 KL," kata Fajriyah melalui pernyataan resmi kepada Okezone.

Peningkatan kadar campuran bahan bakar solar, membuka kemungkinan peningkatan standar emisi yang berlaku di Tanah Air. Hal itu, dapat berujung pada kedatangan kendaraan dengan mesin baru yang memiliki permintaan emisi dengan standar Euro 4 keatas, pada pasar kendaraan roda empat Indonesia.
(Mufrod)