Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deretan Kisah Produsen Otomotif yang Hengkang dari Indonesia

Medikantyo , Jurnalis-Selasa, 29 Oktober 2019 |12:35 WIB
Deretan Kisah Produsen Otomotif yang Hengkang dari Indonesia
Model sedan Subaru WRX STI yang sempat hadir di Indonesia, produsen asal Jepang tersebut tidak lagi bersaing di pasar otomotif Tanah Air (Foto: Okezone.com/pool)
A
A
A

JAKARTA - Rencana penghentian bisnis yang telah diumumkan General Motors induk dari merek dagang Chevrolet di Indonesia, menambah daftar panjang merek otomotif yang hengkang dari Indonesia.

Ketatnya persaingan diantara merek mobil di pasar otomotif nasional secara langsung membuat beberapa produsen yang tidak memiliki fasilitas pabrik di Indonesia harus menelan pil pahit menghentikan bisnisnya di Indonesia.

 Chevrolet

General Motors Indonesia sendiri memutuskan untuk menutup pabriknya pada 2015 lalu, dengan produksi terakhir berupa Chevrolet Spin. Menariknya tidak semua produsen harus mengakhiri bisnis mereka di Indonesia karena keterbatasan fasilitas produksi. Produsen seperti Subaru justru harus mengakhiri kiprahnya karena masalah regulasi.

Infiniti

Lini kendaraan premium di bawah bendera Nissan, Infiniti, resmi mengakhiri kegiatan penjualannya pada Maret 2018 lalu. Indikasi penghentian penjualan itu muncul ketika diler utama Infiniti di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan tidak lagi memajang kendaraan asal Jepang tersebut.

 Infiniti

Infiniti sendiri memilih untuk mendatangkan unit sedan dan SUV mewah dari fasilitas produksi di Jepang dan China, ketimbang membuat pabrik perakitan di Indonesia. Hal tersebut membuat harga kendaraan tersebut sulit bersaing sehingga gagal menarik minat konsumen.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement