Datuk menilai, jika sekelas China Shanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) dan WIIPA Special Award World Invention Intelektual Property Association saja sudah mengakui temuan dan keilmuan Ja'far, maka sepatutnya ada pihak yang memfasilitasi dari temuan tersebut.
Memang diakui Ja'far, pihaknya pernah diundang oleh Menteri Koperasi Dan UKM RI Drs.Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga terkait prestasi yang telah mengalahkan 193 negara di dunia di bawah PBB dalam event CSITF di Cina beberapa bulan lalu.
"Tapi sejauh ini belum ada pembicaraan detail tentang produksi obat secara masal dengan beliau. Ya, masih terbatas memberi ucapan selamat saja belum ada yang memberikan apresiasi hadiah Juara Dunia dari Pemerintah Indonesia,"terang Ja'far.