Temuan lainya yakni bahwa pusat Bima Sakti lebih dinamis daripada yang diperkirakan sebelumnya dapat mengarah pada penafsiran ulang sepenuhnya atas evolusinya.
"Hasil ini secara dramatis mengubah pemahaman kita tentang Bima Sakti. Kami selalu berpikir tentang Galaksi kami sebagai galaksi yang tidak aktif, dengan pusat yang tidak begitu cerah," kata Magma Guglielmo dari University of Sydney.
Temuan ini akan dipublikasikan di Astrophysical Journal.
Baca Juga: Xiaomi Perluas Fitur NFC Secara Global di Mi Band 5?
Baca Juga: Review Samsung Galaxy A50s, Ponsel Berfitur NFC dengan Triple Camera
(Ahmad Luthfi)