"Ini hoaks lama pada tahun 2019. Kami sudah klarifikasi sebelumnya, tidak benar," kata Ferdinandus saat dihubungi Okezone, Sabtu (28/9/2019).
Ferdinandus pun melanjutkan jika pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak menyebarkan pesan WhatsApp tersebut.
"Jangan membuat panik warganet," pungkas Ferdinandus.
(Ahmad Luthfi)