JAKARTA - European Space Agency (ESA) mengungkapkan jika pihaknya akan melakukan manuver terhadap pesawat luar angkasa atau satelit Aeolus. Hal tersebut untuk menghidari kemungkin betabrakan dengan satelit SpaceX Starlink.
Dikutip dari laman Portaltotheuniverse.org, Selasa (3/9/2019) dalam postingan twitternya, ESA Operations mengungkapkan jika satelit Aeolus melakukan manuver untuk menghindari kemungkinan pendekatan yang dekat dengan satelit Starlink yang diidentifikasi dalam satu grafik sebagai Starlink 44.
Para ahli menghitung risiko tabrakan antara dua satelit aktif ini, menentukan opsi teraman untuk Aeolus. Manuver itu terjadi sekitar setengah orbit sebelum pendekatan terdekat dan agensi mengonfirmasi bahwa pesawat ruang angkasa itu beroperasi secara normal setelah waktu pendekatan terdekat.
ESA juga memberikan beberapa detail lain tentang keadaan konjungsi potensial termask seberapa dekat kedua pesawat luar angkasa. Serta kemungkinan tabrakan dan apa komunikasi ESA dengan SpaceX atau lainnya.

Baca Juga: Pesawat Terbang Terbesar Bakal Saingi SpaceX untuk Peluncuran Satelit
Menurut daftar konjungsi yang disebut Satellite Orbital Conjunction Reports Assessing Threatening Encounters in Space (SOCRATES),Aeolus diperkirakan akan memiliki pendekatan yang dekat tak lama setelah pukul 07:00 September Timur dengan satelit diidentifikasi sebagai "Starlink AV" untuk penunjukan internasionalnya, 2019-029AV.