JAKARTA - Prediksi penjualan kendaraan bermotor di Kalimantan Timur, khususnya di wilayah Ibu Kota baru nanti, bisa meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat. Hal itu terungkap melalui kepala cabang Auto2000 Balikpapan, M. Jainuri.
Hal tersebut dikarenakan kedatangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai kementrian yang nantinya berdomisili di sana. Potensi kebutuhan kendaraan bermotor digunakan oleh penduduk pindahan ini untuk menunjang aktivitas mereka sehari-hari.

Sejauh ini Toyota sudah memiliki satu dealer utama di wilayah tersebut melalui Auto2000. Pasar penjualan kendaraan merk Toyota di wilayah Penajam Paser Utara, lokasi Ibu Kota baru nanti, mencapai rataan sekitar 100 unit dari keseluruhan model.
Hal tersebut dikarenakan ukuran tingkat kemampuan ekonomi masyarakat setempat yang tergolong rendah. Walaupun fasilitas jalan dan pendukung mobilitas kendaraan bermotor di wilayah tersebut sudah terbilang bagus.
Sementara untuk pembelian kendaraan dalam jumlah banyak, seperti perusahaan mengikutkan kebutuhannya melalui kantor pusat. "Banyak dari perusahaan atau instansi setempat yang melakukan transaksi pembelian di wilayah lain seperti Balikpapan. Itu membuat angka riil penjualan di Penajam belum terdata," ujar Jainuri ketika dihubungi Okezone Otomotif.

Kendala yang dihadapi Toyota saat ini adalah pemenuhan komoditas kendaraan komersial, yakni model Hi-Lux baik single maupun double cabin. "Kami melihat pasarnya terbilang potensial terutama untuk kalangan perusahaan pertambangan. Usulan penambahan stok kendaraan sudah kami ajukan kepada PT Toyota Astra Motor (TAM)," kata Jainuri.
(Mufrod)