JAKARTA- Dalam mecari mangsanya, nyamuk ternyata juga menjadi hewan yang pemilih. Hewan yang memangsa darah ini dikabarkan lebih menyukai wanita daripada pria. Pasalnya nyamuk suka dengan bau estrogen yang merupakan hormon yang diciptakan perempuan.
Dilansir dari laman New York Times, Selasa (13/8/2019) gender memang memainkan peran penting. Namun laporan dari Annals of Internal Medicine juga mengatakan jika tubuh pria mungkin juga lebih banyak diserang nyamuk, terutama jika ukuran tubuh mereka lebih besar.
"Orang yang lebih besar cenderung menarik lebih banyak nyamuk, mungkin karena panas relatif lebih besar atau karbon dioksida," kata peneliti.

Baca Juga: Asteroid Seukuran Piramida Giza Akan Melewati Bumi, Berbahayakah?
Hal tersebut juga berlaku pada wanita. Ketika para ilmuwan membandingkan wanita hamil dengan wanita yang tidak hamil dalam studi pada tahun 2000 , mereka menemukan bahwa wanita hamil menarik nyamuk dua kali lebih banyak.
Studi juga mencatat bahwa wanita hamil menghembuskan lebih banyak karbon dioksida dan memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi, memungkinkan nyamuk untuk mendeteksi mereka dengan lebih mudah.