JAKARTA - NASA, badan antariksa Amerika Serikat memulihkan kembali ruang mission control Apollo 11. Ruang tersebut memiliki sejarah karena membantu Neil Armstrong dan Buzz Aldrin menginjakkan kaki di permukaan Bulan.
Dilansir Metro.co.uk, Senin (1/7/2019), berlokasi di Johnson Space Center, pusat misi luar angkasa yang paling terkenal memiliki histori 50 tahun yang lalu. NASA memperlihatkan foto-foto ruang mission control ini melalui Twitter.
Setelah dipulihkan, ada elektronik yang berfungsi, perabotan yang akurat, dan bahkan rokok serta minuman ringan tahun 1960-an.
Tim yang bertanggung jawab atas pemulihan menjelajahi eBay untuk mencari bahan paling otentik yang mereka bisa temukan.
"Apollo menarik perhatian dunia dan menunjukkan kekuatan visi dan teknologi Amerika, yang telah mengilhami generasi dari pencapaian besar dalam eksplorasi ruang angkasa, dan penemuan ilmiah," kata Direktur Johnson, Mark Geyer.
Ia mengatakan, tujuan 50 tahun lalu adalah untuk membuktikan bahwa pihaknya dapat mendaratkan manusia di Bulan dan mengembalikan mereka ke Bumi dengan aman.
"Tujuan kami sekarang adalah kembali ke Bulan untuk tinggal, secara berkelanjutan. Saya senang fasilitas ini terbuka untuk umum untuk dilihat. Ini adalah harapan saya bahwa itu akan menjadi inspirasi bagi generasi yang akan datang," tuturnya.
As they stepped foot on the Moon, @NASA_Astronauts called this room to report their success. Like a moment in time, the Apollo Mission Control Center has been restored to appear as it did in 1969, just in time to celebrate the #Apollo50th anniversaries. https://t.co/lUs2wQFOid pic.twitter.com/kJy6fVeZns
— Johnson Space Center (@NASA_Johnson) June 28, 2019