
Nissan sendiri melepas model e-NV200 pada harga 32,700 paun atau sekitar Rp585 juta. Namun, belum ada keterangan apakah harga tersebut sudah termasuk dengan pilihan untuk memodifikasi kendaraan itu untuk model dagangan yang berbeda. Selain harga dan tenaga elektrik, moko buatan Nissan tampil dengan desain yang lebih elegan dibandingkan moko penjual es krim reguler.
Model e-NV200 sendiri dikabarkan memiliki kapasitas baterai utama hingga 40 kWh. Baterai tersebut dapat ditambah daya dengan tiga alternatif cara. Baik menggunakan fasilitas fast charging milik Nissan yang sudah tersedia di Inggris, melalui saluran pengisian daya umum setempat, hingga mengambil daya dari soket biasa di rumah. Durasi pengisian beragam mulai dari 7,5 hingga 21 jam hingga baterai penuh.
Keberadaan panel surya pada atap moko tersebut berada dalam aliran terpisah dari mesin elektrik yang digunakan untuk memberi tenaga pada mobil. Sehingga, produksi es krim tidak akan menganggu penggunaan baterai utama yang dipakai untuk menggerakkan moko tersebut. Tenaga dari panel surya pada atap mobil akan mengalir ke generator elektrik bertajuk Nissan ROAM yang mampu menjalankan seluruh lemari pendingin dan mesin pembuat es krim.
(Mufrod)