JAKARTA- WhatsApp meluncurkan layanan pengecekan fakta di India menjelang pemilu di sana. Reuters melaporkan, pengguna bisa meneruskan pesan ke Checkpoint Tipline, di mana tim yang dipimpin oleh startup lokal Proto akan menilai dan menandai apakah fakta tersebut benar atau salah.
Dilansir dari laman The Verge, Rabu (3/4/2019) pesan-pesan ini nantinya akan digunakan untuk membuat database yang nantinya mempelajari dan memahami penyebaran informasi yang salah.
Layanan pesan milik Facebook ini memang telah mendapat kritikan karena beberapa kali terdapat kasus penyebaran informasi yang salah di platform tersebut. WhatsApp juga dituduh memfasilitasi penyebaran informasi viral selama pemilihan Brazillian tahun lalu.

Baca Juga: Snapchat Uji Coba Fitur Baru di Snap Maps