Angin puting beliung terjadi karena awan cumulusnimbus dan memiliki durasi kejadian yang sangat singkat. Biasanya fenomena ini akan terjadi 3 sampai 5 menit. “Angin puting beliung dapat merusak daerah dengan jangkauan 5 hingga 10 kilometer,” ujar BMKG.
Baca juga: Menawan, Ini Gambar Sisi Jauh Bulan yang Jarang Diketahui
Menurut BMKG, angin puting beliung dapat diprediksi sebelumnya dengan cara melihat awan cumulus. Pada pukul 10.00 pagi, biasanya akan ada jenis awan yang berbatas tepi sangat jelas berwarna abu-abu. Awan tersebut menjulang tinggi seperti bunga kol dan cepat berubah warna menjadi hitam gelap.
Selamat pagi menjelang siang tweeps…
— BMKG (@infoBMKG) December 7, 2018
Sambil menunggu jumatan dan makan siang, mimin mau kasih wawasan mengenai angin puting beliung melalui infografis berikut. #BMKG pic.twitter.com/i2E3xbIIwQ