JAKARTA - Fenomena alam kembali menyambangi bumi pada akhir bulan ini. Tepatnya meteor Leonid akan menghujani bumi sekira 16 November pada malam hari hingga dini hari 17 November 2018.
Dilansir dari laman USA Today, Jumat (16/11/2018) hujan meteor Leonid berasal dari konstelasi Leo the Lion di timur. Selain itu ini merupakan salah satu hujan meteor terbesar. Bahkan dalam beberapa tahun, hujan meteor Leonid telah menjadi badai meteor paling dahsyat.
Pada 1833 badai meteor Leonid bahkan mencapai 100.000 meteor per jam. Namun, tampaknya tahun ini belum ada perkiraan apakah hujan meteor akan sebanyak itu. Namun yang pasti akan ada 10 hingga 15 meteor per jam.
Dikenal juga sebagai bintang jatuh, meteor sebenarnya adalah debu komet yang tersisa. Mereka adalah butiran debu dan puing-puing berukuran kecil dan pasir yang memudar dari komet Tempel-Tuttle saat mendekati bumi (Orbit Bumi membawanya langsung melalui jejak puing-puing.). Lalu, debu dan puing terbakar ketika menabrak atmosfer kita.
