Semua ini berdampak pada lingkungan, seperti yang dicatat oleh The Independent pada tahun 2017, plastik merupakan bahan beracun ketika dibuang secara tidak tepat. Saat ini diperkirakan membahayakan lebih dari 600 spesies di alam liar.
Manusia mungkin akan lebih banyak menemukan plastik di laut daripada ikan. Plastik dapat mencemari udara yang makhluk hidup hirup.
Bahan kimia yang saat ini terdapat di bungkus plastik, baik minyak Bumi atau 'nurdles' (pelet plastik yang sering digunakan sebagai 'blok bangunan' dasar untuk produk plastik) dapat menarik racun. Kemudian meningkat ke tingkat berbahaya lalu dimakan oleh ikan atau burung.
Peraturan semacam itu akan membuat orang percaya bahwa itu hanya masalah waktu sampai pembuat kebijakan mulai menyusun kebijakan dengan tujuan memperbaiki masalah ini. Plastik memiliki komposisi yang sangat sulit dihancurkan.