"Ada tuh contohnya. Jadi ada konsumen yang datang untuk perbaikan untuk bodi motornya karena sebelumnya terjatuh. Nah pada saat dikerok, hanya lapisan bening (pernis) yang lepas. Itu adalah pernis yang ada di atas stiker yang terangkat semua, sedangkan yang di bodi tetap nempel,” ucapnya.
Namun lain halnya jika menggunakan water decal. “Cutting sticker memang tidak diciptakan untuk dipernis. Kecuali menggunakan water decal. Karena kalau ngga begitu, saat kering akan jadi seperti kerupuk,” tutupnya.
[Baca Juga: Waspadai Pemicu Kebakaran Mobil di SPBU]
(Abu Sahma Pane)