Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Super Blue Blood Moon dan Debit Air Pasang Pemicu Banjir

Ade Putra , Jurnalis-Rabu, 31 Januari 2018 |14:45 WIB
Super Blue Blood Moon dan Debit Air Pasang Pemicu Banjir
(Foto: Latimes)
A
A
A

Secara spesifik, Erika menjelaskan, kondisi cuaca dalam sepekan ini di wilayah Kalbar secara umum belum berpotensi hujan intensitas sedang hingga lebat. "Semoga kondisi cuaca di wilayah Kalbar pada saat kejadian Super Blue Blood Moon ini dalam keadaan cerah, sehingga masyarakat Kalbar dapat menikmati fenomena ini dengan baik," harapnya.

Sedangkan hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Kalbar diperkirakan baru akan terjadi sekitar tanggal 4 sampai 8 Februari 2018. Hujan intensitas sedang hingga lebat ini bisa berpotensi disertai dengan angin kencang berdurasi singkat maupun petir atau guntur.

"Wilayah diprakirakan terjadi hujan lebat yang bisa memicu terjadinya banjir di antaranya di Kabupaten Sambas, Bengkayang, Mempawah, Kubu Raya, Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, Kapuas Hulu serta Kota Pontianak dan Singkawang," paparnya.

Lalu wilayah di Kalbar dengan potensi angin kencang berdurasi singkat yaitu di pesisir barat Kalbar. Di antaranya, Sambas, Singkawang, Bengkayang, Mempawah, Pontianak, Kubu Raya, Kayong Utara dan Ketapang.

"Potensi angin kencang ini umumnya terjadi pada siang hingga sore hari. Masyarakat diimbau waspada terhadap dampak yang bisa ditimbulkan akibat cuaca ekstrem tersebut," imbaunya.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement