Lubang hidungnya juga mempunyai katup yang berguna untuk menghalangi masuknya pasir ke dalamnya. Untuk hal yang sama, telinga unta memiliki bulu-bulu yang cukup lebat, baik di bagian luar maupun bagian dalam.
Punuk unta terdiri dari lemak yang berfungsi sebagai persediaan makanan. Pada saat kelaparan, punuk itu menyusut. Sedangkan mulut unta terdiri dari lapisan yang kuat, memungkinkannya untuk memotong dan mengunyah semak berduri tanpa tergores
Dalam buku Tafsir Ilmi 'Penciptaan Manusia dalam perspektif Alquran dan Sains' yang disusun oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjelaskan mengenai unta.
Rupanya, unta yang memiliki keistimewaan disebutkan di dalam Alquran. "Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan," Surah Al-Gasyiyah Ayat 17.
Dalam ayat yang lain, Allah berfirman mengenai makhluk ciptaan-Nya. "Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfaat, dan sebagiannya kamu makan. Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan. Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang," Surah An-Nahl Ayat 5-7.
(Ahmad Luthfi)