Advertisement
Advertisement

Uber Gunakan Program Mata-Mata di Grab, Benarkah?

Moch Prima Fauzi , Jurnalis-Jum'at, 13 Oktober 2017 |11:00 WIB
Uber Gunakan Program Mata-Mata di Grab, Benarkah?
(Foto: Tech Crunch)
A
A
A

​

Sementara itu menanggapi laporan tersebut, pihak Grab merespons dengan mengatakan bahwa mereka menjunjung tinggi standar manajemen dan tata kelola internal yang ketat.

"Kami percaya menjadi perusahaan masyarakat yang bertanggung jawab dan yakin perusahaan harus dimintai pertanggungjawaban oleh pemerintah dan masyarakat atas perilaku korporat mereka," ungkap Grab dikutip dari Tech in Asia, Jumat (13/10/2017).

Sementara itu pihak Uber masih belum menanggapi laporan tersebut. Meski demikian, menurut seorang pengacara dan direktur firma hukum Peter Low & Choo, Choo Zheng Xi, aksi mata-mata tersebut dapat menimbulkan masalah jika lebih tertarget dan invasif.

"Di mana praktik tersebut berpotensi menjadi masalah adalah jika data menggores berubah menjadi sesuatu yang lebih bertarget dan invasif," kata Zheng Xi.

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement