Setelah menimbang banyak hal, akhirnya pada Agustus produksi Aurion terpaksa dihentikan dan Camry Hybrid terakhir dibangun pada akhir September.
(Baca juga: Toyota Indonesia Jajaki Ekspor Mobil Sedan ke Australia)
Selama 54 tahun berada di Australia, Toyota sudah membangun 3.451.115 kendaraan.
Dengan hengkangnya Toyota dari Australia maka akan ada sekira 2.500 orang yang kehilangan pekerjaan. Sedangkan dengan hengkangnya Ford, maka akan memakan korban pengangguran sekira 1.200 orang.
Toyota merupakan merek paling populer di Australia. Dengan pasar penjualan automotif sebesar 1,14 juta unit mobil di Australia pada tahun lalu, seperlimanya telah dikuasai oleh Toyota. Dari keseluruhan penjualan Toyota tersebut, ternyata hanya sebanyak 10 persen yang diproduksi dalam negeri. (san)
(Dian AF)