JAKARTA - Hujan merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di Bumi. Hujan menjadi bagian dari proses siklus air atau siklus hidrologi, yakni jatuhnya air ke Bumi.
Dalam salah satu ayat Alquran, Allah berfirman mengenai terjadinya hujan.
"Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya, tiba-tiba mereka menjadi gembira," Surah Ar-Rum Ayat 48.
Baca juga: Masya Allah, Alquran dan Sains Jelaskan Fenomena Air Hujan
Ayat ini menjelaskan bahwa anginlah yang membentuk awan berikut semua jenisnya, seperti awan Cumuliform dan awan stratus. Dalam buku 'Sains dalam Alquran' yang ditulis Nadiah Thayyarah menjelaskan bahwa awan stratus terbentang secara horizontal dan berbentuk lapisan sepanjang 200 kilometer.
Ia memanjang di lapisan pertama paling bawah, lalu lapisan ketiga terbawah, lalu lapisan keempat, dan seterusnya.
Para ilmuwan mengatakan, awan stratus tidak dapat menghasilkan kilat, guntur dan butiran-butiran es, tetapi hanya menurunkan hujan saja.