Salah satu tantangan utama adalah menemukan cara untuk menjaga agar neuron tetap hidup ketika ditanam ke dalam kepala robot masa depan. Agabi mengatakan bahwa neuron yang mereka kembangkan saat ini dapat tetap hidup selama 2 tahun di lingkungan laboratorium dan 2 bulan di dalam perangkat.
"Kami ingin membangun otak neuron biologis - sebuah sistem otonom yang memiliki kecerdasan. Kami tidak ingin membangun otak manusia," ungkap Agabi. Agabi menempuh pendidikan sarjana di bidang fisika teoritis di Lagos sebelum tertarik dengan neuroscience dan bio-engineering untuk gelar PhD (Doctor of Philosophy) di London.
Seiring dengan perkembangan AI, para ilmuwan mencoba dan berhasil membuat mesin yang mirip dengan otak manusia, yang mampu belajar dan memahami lingkungan sekitar. Musk, telah berulang kali memperingatkan tentang bahaya AI yang dapat membuat manusia punah. (din)
(Kemas Irawan Nurrachman)