Hewan tersebut dapat mengamankan dirinya dengan mengandalkan ukuran tubuh atau bergantung pada kelompoknya. Sebagai informasi, gajah Afrika diketahui kerap berkelompok dengan jumlah anggota melebihi 10 ekor gajah.
Kemudian, faktor tak mungkin lainnya yakni karena rangka di tubuh gajah sendiri. Tak seperti mamalia lainnya, susunan tulang di kaki gajah semuanya mengarah ke bawah. Hal itulah yang membuat struktur di dalamnya tak memiliki daya pegas, seperti yang dimiliki mamalia lain untuk mendorong tubuhnya.
Namun sayangnya, keberadaan gajah saat ini telah mengalami penurunan populasi. Pada 2008, International Union for Conservation of Nature (IUCN) mendaftarkan gajah sebagai hewan yang terancam punah. Maraknya pemburuan gading, dan berkurangnya habitat gajah menjadi faktor penurunan populasinya.
Baca juga: Tangan Selalu Berayun saat Berjalan, Nih Penjelasannya!
Di Tanah Air, Sumatera dan Kalimantan merupakan kawasan yang paling banyak ditemukan hewan bertubuh jumbo ini. Sayangnya berdasarkan Forum Konservasi Gajah Indonesia, jumlahnya kian berkurang sejak 1992. Total Populasinya kini diperkirakan hanya 2.400 hingga 2.800 ekor di alam liar.
(Kemas Irawan Nurrachman)