"Kami ekspor Euro6, itu kan berarti sudah standar Eropa. Sienta pun sudah diminta Euro6 dan produk kita bisa diterima. Sienta sudah diekspor ke Singapura," kata Edward, di Jakarta, Jumat 28 Juli 2017 malam.
Toyota pertama kali mengekspor Toyota Kijang Super ke Brunei Darussalam. Kinerja ekspor Toyota mengalami peningkatan signifikan setelah dimulainya proyek IMV (International Innovative Multi Purpose Vehicle) pada 2004. IMV sendiri terdiri dari lima model kendaraan, yaitu tiga varian pikap Hilux, satu SUV yakni Fortuner, dan MPV Kijang Innova. Lima model kendaraan tersebut menggunakan platform yang sama.
(Baca Juga: Cerita Ekspor Toyota Kijang, dari 50 ke 1.400 unit per Bulan)
Sementara itu, selama semester pertama 2017 saja, TMMIN sudah memproduksi 114 ribu unit kendaraan. Tiga model kendaraan yang paling banyak diproduksi adalah Fortuner 44 ribu unit, Kijang Innova 33 ribu unit, dan Vios 16 ribu unit. Sisanya yakni Etios Valco, Yaris, dan Sienta, mencapai 21 ribu unit. Sementara model kendaraan Avanza, Agya, dan Rush tidak diproduksi oleh TMMIN, melainkan di fasilitas Daihatsu.
Komposisi unit yang diproduksi di pabrik TMMIN adalah 50:50, artinya masih-masing berbanding sama untuk kebutuhan domestik dan ekspor.
(Anton Suhartono)