Kata ‘man’ tidak digunakan kecuali untuk makhluk yang berakal. Hal ini menegaskan bahwa ada makhluk-makhluk berakal lain, selain manusia di Bumi, yang hidup di langit atau di permukaan planet lain.
Manusia hendaknya memikirkan kemungkinan adanya kehidupan makhluk berakal di planet lain, tetapi di tempat yang jauh dari tata surya kita, mengikuti matahari lain di galaksi kita, atau di galaksi yang lain.
Dalam sepuluh tahun terakhir, melalui perangkat teleskop radio, telah ditemukan sejumlah jejak gelombang radio yang menunjukkan adanya uap air, zat amonia, dan karbon monoksida dari awan yang ada di antara bintang-bintang.
Penemuan ini mengisyaratkan kemungkinan adanya kehidupan di planet-planet lain. Perlu diketahui bahwa zat-zat yang ditemukan tersebut merupakan unsur penting bagi pembentukan zat asam amino, yang merupakan asal mula dari protein kehidupan yang mengandung DNA.
(Ahmad Luthfi)