Sementara ketika ruku, gerakan ini menyeimbangkan aliran darah jantung ke otak. Seperti diketahui, ruku memposisikan tubuh untuk membungkuk ke depan dan menempatkan kedua tangan di lutut. Gerakan tersebut dapat mendorong aliran darah lebih lancar.
Tidak hanya itu, posisi ruku juga menjaga fungsi syaraf pusat dan syaraf tepi, menjaga syaraf opticus (penglihatan), menjaga syaraf olfactorius (pembauan), menjaga syaraf oktavus (pendengaran), menjaga syaraf vagus (organ dalam), menjaga otot leher punggung dan pundak, kekuatan otak, syaraf, serta tulang belakang.
Tidak hanya itu, manfaat ruku yang lain ialah mencegah jantung koroner, menjaga sirkulasi darah ke otak besar, keseimbangan tulang keras dan rawan, memelihara syaraf tulang sentral, menjaga fungsi otot (rangka), menjaga fungsi otot (polos), menjaga otot dalam (jantung).
Posisi ruku, terlebih bila dilakukan secara rutin, dapat memelihara fungsi pembuluh darah, menjaga kekuatan otot paha dan betis belakang. Ruku juga melatih kekuatan otot perut.
(Ahmad Luthfi)