JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memiliki keinginan menutup jaringan 2G pada 2020. Jaringan yang biasa digunakan untuk menelefon dan mengirim pesan singkat itu dinilai telah ditinggalkan masyarakat dan memiliki biaya perawatan yang lebih mahal dari jaringan lainnya.
Jika memang rencana tersebut akan diterapkan, pemerintah nantinya akan bertumpu pada jaringan 3G yang menjadi jembatan antara 2G dengan 4G. Hal itu diungkap Nonot Harsono, mantan Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia.
"Jika band 2G dihapus bisa jadi nantinya akan dijadikan full 3G. Jaringan 3G sendiri saat ini memiliki peran sebagai jembatan antara voice (telefon) dengan data (internet)," ungkap Nonot kepada Okezone, Selasa (7/3/2017).
Adapun soal keputusan menutup jaringan 2G, ia sendiri mengatakan hal itu tergantung kepada keputusan pemerintah yang akan berpihak kepada siapa. Apakah pemerintah akan berpihak kepada masyarakat yang masih ingin menggunakan 2G atau pihak lainnya.
Beberapa operator yang diketahui telah mulai mendorong migrasi dari 2G ialah Tri dan XL. Hutchison Three (Tri) misalnya, akan secara bertahap mematikan jaringan 2G di beberapa daerah di Indonesia. Hal itu dilakukan karena berdasarkan jumlah pelanggan, pengguna 2G sudah mengalami penurunan.