Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selat Gibraltar Jadi Saksi Kebenaran Alquran dan Penjelasan Sains

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Selasa, 07 Maret 2017 |06:01 WIB
Selat Gibraltar Jadi Saksi Kebenaran Alquran dan Penjelasan Sains
(Foto: Nbcnews)
A
A
A

JAKARTA - Fenomena pembatas antara dua lautan seperti yang disebut dalam ayat Alquran, salah satunya dapat ditemukan di daerah Selat Gibraltar. Selat ini merupakan pertemuan antara Laut Mediterania dan Laut Atlantik.

Dalam buku 'Alquran vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dkk, seorang ahli oseanografi bernama Francis J Cousteau pernah menyampaikan laporannya sebagai hasil pengkajiannya terhadap fenomena alam tersebut.

"Kami mempelajari pernyataan peneliti tertentu tentang penghalang yang memisahkan lautan dan mengamati bahwa Laut Mediterania memiliki salinitas dan kerapatan yang berbeda serta menjadi tempat hunian bagi flora dan fauna yang khas dari tempat itu," jelas Cousteau.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya meneliti air di Samudera Atlantik dan menemukan sifat yang sama sekali berbeda dengan Laut Mediterania. Awalnya mereka mengira kedua laut yang bertemu di Selat Gibraltar mestinya menunjukkan sifat yang serupa dalam salinitas, kerapatan, dan sifat-sifat lainnya.

Namun, kedua laut itu menunjukkan sifat berbeda walaupun keduanya berdampingan. Hal tersebut sangat mengherankan. "Sebuah tabir ajaib mencegah keduanya bercampur. Tabir serupa juga diamati di Bab Al Mandab di Teluk Aden yang bertemu dengan Laut Merah," tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement