"Diharapkan komponen utama sepeda motor berupa mesin, transmisi, rangka, dan elektrikal dapat dihasilkan oleh industri domestik yang nantinya dapat memengaruhi penurunan harga motor di hilir," pungkas dia.
Yamaha dan Honda sudah membantah tuduhan itu. Kenaikan harga sepeda motor setiap tahun merupakan hal yang tidak bisa dihindari oleh pelaku bisnis karena banyak faktor, seperti kenaikan harga bahan baku, kenaikan upah pekerja, nilai tukar rupiah, dan lainnya.
Hal itu pun diamini Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhiwunata. Menurut dia, setiap perusahaan memiliki strategi masing-masing dalam memasarkan produk. Suasana kompetisi antara Yamaha dan Honda pun sangat kentara sehingga ia yakin tidak ada persengkongkolan dalam menentukan harga produk.
Yamaha dan Honda akan mengajukan banding atas putusan tersebut ke pengadilan negeri. Keduanya punya waktu paling lambat 14 hari sejak putusan.
(Dian AF)