Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ban Serep Mobil Sebaiknya Dirotasi

Pius Mali , Jurnalis-Selasa, 29 November 2016 |18:06 WIB
Ban Serep Mobil Sebaiknya Dirotasi
Ban serep mobil sebaiknya dirotasi dengan ban utama (Daily Mail)
A
A
A

JAKARTA - Ban serep atau cadangan kerap lepas dari perhatian pemilik mobil. Hal ini lantaran karet bundar tersebut digunakan sangat jarang sekali yakni saat ban utama mobil bocor.

Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosadi mengatakan, meski fungsinya hanya sebagai cadangan, ban serep harus selalu dicek agar selalu dalam kondisi siap pakai. Bahkan ia menyarankan agar ban serep juga digunakan atau dirotasi meski tidak dalam kondisi darurat.

"Kalo ban serep sih sebenarnya enggak ada perawatan khusus. Cuma diingat saja untuk rotasi, sesekali bisa dipakai. Ini agar keausan alurnya bisa sama dengan ban utama. Kondisi dan tekanan anginnya juga bisa sama," jelas Anjar. 

Ia menambahkan, pemilik kendaraan juga harus memperhatikan letak dan posisi ban serep saat tak digunakan. Pabrikan mobil biasanya mendesain letak ban serep sesuai dengan jenis mobil.

Pada jenis sedan dan hatchback umumnya diletakkan di dalam bagasi. Pada kendaraan multi purpose vehicle (MPV) ada yang digantung di belakang atau ditaruh di bagasi. Sementara untuk mobil jenis sport utility vehicle (SUV) ada juga yang digantung seperti MPV, namun tak sedikit yang ditempel di pintu belakang untuk menambah kesan gagah.

"Untuk yang model digantung harus diperhatikan saat menaruhnya lagi. Kalau posisi ban enggak kencang sempurna pastinya akan menimbulkan bunyi. Ini akan mengganggu kalau mobil dijalankan. Bahkan kalau didiamkan terus, besi penahannya bisa patah karena kan dia bergoncang terus," pungkas Anjar.

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement