Menurut dia, Enfield 800 dalam kondisi standar hanya bisa melaju dengan kecepatan maksimal 64 km/jam. Artinya, Flux Capasitor bisa berlari tiga kali lebih cepat dalam menempuh jarak 400 meter dibandingkan versi standarnya.
Enfield sendiri dikenal sebagai produsen perintis mobil listrik yang berbasis di Inggris. Bobot mobil itu bisa ringan karena dibuat dari tabung baja dan aluminium. Seperti mobil modern yang ada saat ini, baterai lead acid-nya mampu mengantarkan mobil menempuh 80-145 km untuk sekali isi ulang.
Setelah tiga tahun produksi, permasalahan mulai timbul yakni harga bahan baku melonjak tinggi yang berdampak pada membengkaknya biaya produksi. Enfield akhirnya gulung tikar dan hingga perusahaan ditutup hanya sekira 100 unit Enfield 800 yang diproduksi.
(Dian AF)