Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gerhana Matahari di Zaman Rasulullah SAW

Arsan Mailanto , Jurnalis-Rabu, 09 Maret 2016 |13:01 WIB
Gerhana Matahari di Zaman Rasulullah SAW
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Rasulullah SAW bersabda:

Abu Mas'ud berkata, "Nabi bersabda, 'Sesungguhnya matahari dan bulan tidak gerhana karena meninggal (dan hidupnya surah 4/ayat 76) seseorang. Tetapi, keduanya adalah dua dari tanda-tanda dari kebesaran Allah. Apabila kamu melihatnya, maka berdirilah untuk mengerjakan shalat gerhana.'"

Ibnu Umar mengatakan bahwa ia memberi kabar dari Rasulullah SAW, bahwa matahari dan bulan tidak gerhana karena meninggal dan hidupnya seseorang. Tetapi, keduanya adalah tanda-tanda kekuasan Allah. Apabila kamu melihatnya, maka salat gerhanalah (kusuf).

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa peristiwa gerhana matahari dan bulan bukan pertanda buruk, melainkan fenomena alam yang menunjukkan kebesaran Allah SWT.

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement