Spesies laut musnah secara massal
“Tidak ada spesies yang bisa bertahan hidup sendiri di sebuah lingkungan yang tidak menyediakan makanan yang cukup. Dan dampak negatif ini semakin buruk dirasakan oleh jenis spesies yang berada di urutan atas rantai makanan,” kata Nagelkerken pada VOA.
Nagelkerken, bersama seorang ahli ekologi laut dari Unversitas Adelaide, Profesor Sean Connell, sampai pada kesimpulan yang jauh lebih buruk daripada yang mereka perkirakan ketika mereka baru memulai penelitian tentang dampak meningkatnya suhu laut dan pengasaman laut.
“Kami tidak menduga akan menemukan dampak negatif yang begitu besar pada sekian banyak spesies, terkait keragaman dan jumlah mereka," katanya.
Bahkan bila emisi karbon dioksida dihentikan, laut masih terus memanas dan akan menjadi asam selama beberapa waktu. Tapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan manusia untuk menghindari bencana yang mengancam ini, menurut Nagelkerken.
“Kalau kita mengurangi pemicu stres pada para spesies ini, seperti polusi laut, eutrophication (proses di mana air menerima kelebihan gizi yang mestimulasi pertumbuhan tanaman yang berlebih) dan penangkapan ikan berlebih, kita sebenarnya bisa menunda terjadinya bencana ini. Jadi kita harus mengurangi pemicu stres pada spesies-spesies ini agar mereka, paling tidak, bisa memiliki kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan global,” ujarnya.